Jubir TPNPB-OPM Dirampok Kelompok Kriminal: Diklaim Aktornya Sesama Warga Papua

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua –

Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (Jubir TPNPB-OPM), Sebby Sambom dilaporkan  bahwa pada tanggal 13 Januari 2021 lalu, dirinya dirampok oleh kelompok kriminal di Kawasan Pasifik yang diduga pelaku utamnya ialah sesama warga Papua.

“Pelakunya Orang Asli Papua sendiri, dengan cara perintahkan orang lokal di suatu wilayah di Pasifik dan merampok semua barang milik saya (tas laptop, tas ransel berisi dokumen TPNPB) termasuk uang tunai sebesar PGK44,500 atau senilai IDR177,862,198.58 dengan dalil bahwa barang milik Jubir TPNPB-OPM dirampok oleh Kelompok Kriminal di lokasi setempat,” terang Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam keterangan pers yang diterima diptapapua.com.

Setelah perampokan itu, dirinya mengaku bersembunyi di sebuah Kampung yang tak ada akses internet, telepon serta tak ada listrik karena mengalami frustasi. Hingga pada dua hari belakangan ini, dia baru bisa ke kota untuk memberikan informasi kepada semua pihak terkait situasi yang dialaminya.

“Mengapa Orang Asli Papua yang sesama pejuang rampok pejuang lain? Kami percaya bahwa hal ini akan terungkap setelah Papua merdeka penuh dari penjajahan oleh Indonesia. Mohon advokasi oleh semua pihak, dan terima kasih atas kerja sama yang baik. Kami butuh Keadilan, Perdamaian dan Kedamaian,” tutur Sebby Sambom.

Akibat dari perampokan tersebut, Sebby Sambom mengaku mengalami shock dan terganggu secara mental/ psikologis selama sepuluh hari. Hal tersebut membuat Jubir TPNPB-OPM ini tak bisa memberikan keterangan atas pertanyaan seluruh media terkait beberapa kejadian belakangan ini, hingga dia mengatakan “baru bisa memberikan keterangan pers pada 02 Februari 2021”.

“Dengan demikian, saya Sebby Sambom sebagai Juru bicara TPNPB-OPM sampaikan permohonan maaf kepada semua pihak dan yang terutama kepada Pimpinan dan Pasukan TPNPB-OPM yang sedang Perang dengan Pasukan Kriminal Indonesia yaitu TNI/ Polri. Dan saya juga sampaikan mohon maaf kepada semua Pejuang Papua Merdeka dari KNPB bersama Rakyat, serta semua Orang asli Papua yang berjuang Papua merdeka di berbagai organisasi Perjuangan,” pinta Sambom.

Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa semua barang milik Juru Bicara TPNPB-OPM yang dirampok beberapa hari lalu, sudah dikembalikan. Namun, hanya uang tunai yang tak dikembalikan.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Maksimus Syufi
Jurnalis Dipta Papua

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

PUISI: Papua yang Hilang

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Namaku Papua! Aku yang mungkin lupa diucapkan oleh aksara dan rasa! Aku yang mungkin lupa ditulis oleh kamus-kamus penderita! Aku yang mungkin...

Berusia 44 Tahun, IPMAPA Malang Diharapkan Jadi Rumah Bersama

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Dalam perayaan usianya yang ke-44 Tahun, Organisasi Persatuan Orang Papua, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) di Kota Malang...

Pentas Seni Dalam Rangka HUT IPMAPA Malang, Beberapa Tradisi Papua Ditampilkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Kota Malang, dimeriahkan dengan pentas seni budaya yang menampilkan...

Perayaan HUT IPMAPA Malang, Diawali dengan Seminar

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang yang ke-44 Tahun, dimulai dengan kegiatan Seminar yang...

Mahasiswa Mimika di Kota Malang Tuntut Pemda Mimika dan YPMAK Tanggung Jawab Masalah Pendidikan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Mahasiswa Mimika yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) Kordinator Wilayah Kota Malang, menyikapi persoalan pendidikan...