Kepala Kampung Serta Aparat dan Tokoh Pemuda Kampung Konja Barat Siap Lawan Virus Corona

MAYBRAT, diptapapua.com – Sosialisasi atau penyampaian umum yang dilakukan oleh Kepala Kampung Konja Barat Alexander Taa, sekalian pembagian dana bantuan langsung tuna (BLT) 40%.

Juga pembagian masker dan  pemberian contoh cara untuk mencuci tangan atau sabun detol yang akan siap dipasang pada masing-masing rumah agar warga Masyarakat Konja Barat dapat mencuci tangan dalam menjaga kesehatan untuk menjauhkan diri dari virus Corona.

Sosialisasi  tersebut  disampaikan oleh Kepala Kampung Konja Barat Alexander Taa pada hari ini jumat 19 Juni 2020 di halaman kantor kampung konja barat. Pihaknya menhimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga diri dengan baik dan mereka siap untuk melawan Virus Corona.

“Kita siap untuk melawan Virus Corona, intinya kita harus menjaga diri dengan baik, jangan suka keluar atau suka bikin kelompok  dan harus menjauhi orang-orang yang baru datang dari kota lain,” kata Alex sapaan akrabnya.

Alex menghimbau agar dana bantuan langsung tunai ( BLT ) yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk tiap kampung yang berada di seluruh pelosok di Indonesia, agar supaya warga Masyarakat Konja Barat gunakan secara baik-baik. “Jangan gunakan dana BLT yang diberikan itu untuk beli minuman keras,” bebernya.

“Pelajar maupun mahasiswa yang datang liburan agar datang tenang dan uang yang diberikan pemerintah harus digunakan secara baik-baik,” sambung Alex.

Dirinya menuturkan, dengan kehadiran bantuan langsung tunai ( BLT ) yang waktu lalu 60 % itu dapat membuat masyarakat senang dan menggunakan uang tersebut untuk happy-happy, makanya bisa menimbulkan kecelakaan maupun kasus pembunuhan.

“Contoh kejadian kecelakaan di Mosun, pembunuhan di Aifat Timur/ atau Aifat Selatan dan Aitinyo, karena itu hasil dari BLT,” ungkap Alex.

“Padahal uang BLT yang dikasih bukan kita pake untuk euforia, tapi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjaga diri atau menjauhi virus corona, jadi harapannya agar jangan hal ini terjadi di Konja Barat atau terjadi di wilayah Yamko lagi,” tutup Alex.

Kontributor: Cibat Taa Fraren

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Praktek ‘Apropriasi’ Budaya Papua oleh Warga Jember saat Karnaval Budaya

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Kasus diskriminasi terhadap mahasiswa asal Papua kerap terjadi, termasuk di Kabupaten Jember. Salah satunya dialami oleh Kostantina (24),...

Saat Yudisium, Mahasiswa Papua Kampus Unram Dikriminalisasi Pihak Kampus

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Pasca Gelar Yudisium Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram), Security kampus dan Intelijen Kriminalisasi dan Intimidasi Mahasiswa Papua di Universitas...

Misa Perdana Pater Kristian Sasior Diiringi Tarian Adat Suku Irires

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Prosesi tarian adat Suku Irires mengiringi Misa Perdana Pater Kristian Sasior. OSA di Gereja Katolik Santa Maria Asiti,...

Alokasi Dana Pemilu Bermasalah, KPK Diminta Periksa KPU Tambrauw

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Pengalokasian dana persiapan pemilihan umum (Pemilu) dikatakan bermasalah. Hal itu disampaikan oleh Yance Akmuri, selaku ketua Panitia Pemilihan...

IPMKR Sorong Luncurkan Website Berita: Demi Permudah Publikasi Informasi

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Bertepatan saat Musyawarah Besar, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kebar Raya (IPMKR) luncurkan Website berita resmi milik IPMKR. Situs berita...