Berita

Mantan Sekretaris IMT Jayapura Mengaku Kesal Atas Pernyataan Bupati Tambrauw

Yakobus Apoki (Foto: Dok Pribadi)

TAMBRAUW, diptapapua.com – Mantan Sekretaris Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) Jayapura, Yakobus Apoki mengaku sangat kecewa dengan pernyataan Bupati Tambrauw yang mengatakan bahwa “Asrama Tambrauw di Jayapura itu seperti kandang”.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Asem saat sidang perubahan di Kota Sorong pada 29 September 2020 lalu. Apoki menegaskan bahwa seorang kepala daerah seharusnya tidak menanggapi aspirasi mahasiswa dengan negatif.

“Kepala daerah tidak boleh menanggapi aspirasi mahasiswa dengan negatif, dalam hal ini terkait pembangunan asrama definitif di Jayapura,” tuturnya kepada diptapapua.com, (02/10).

Dirinya mengaku bahwa kontrakan yang kini sementara dijadikan sebagai asrama Tambrauw di Jayapura itu, tidak muat menampung mahasiswa Tambrauw yang semakin bertambah.

“Mahasiswa minta pemerintah bangun asrama karena tempat tinggal sementara yang sekarang itu sudah tidak mampu menampung semua mahasiswa Tambrauw di Jayapura,” beber Apoki.

“Meski bertahan dengan tempat tinggal sementara atau kontrakan itu, namun tiap tahun menghasilkan lulusan mahasiswa Tambrauw dengan IPK atau nilai dan prestasi yang baik,” sambungnya.

Kemudian dirinya menyoroti soal pembentukan tim khusus untuk meninjau lokasi persiapan pembangunan asrama yang direncanakan oleh anggota DPRD Tambrauw beberapa hari lalu, menurutnya “itu lagu lama yang diulang lagi alias bosan”.

Baca jugaKetua IMT Jayapura: Kami Kecewa Dengan Hasil Sidang yang Disampaikan Bupati Tambrauw

“Lalu dana 2 miliar dari APBD 2017 yang dianggarkan untuk bangun asrama Tambrauw di Jayapura dikemanakan? sampai saat ini dana tersebut tidak ada kabar,” tanya Apoki.

Kemudian, dirinya mengharapkan “sebagai pemerintah seharusnya mendengarkan dan merespon aspirasi baik dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat itu dengan baik dan positif”.

0262
Redaksi Dipta Papua

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita