22.6 C
Special Region of Papua
Friday, September 17, 2021

MoU Dengan Akademisi Unmer, Dinas Pendidikan Kab. Tambrauw Akan Dirikan Akademi

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua –

Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw  pada Rabu, (31/03/2021) telah melakukan  Memorandum of Understanding (MoU) dengan para ahli (akademisi) Universitas Merdeka (Unmer) Kota Malang, guna mendirikan sebuah akademik yang rencananya akan dibangun di Sausapor, Kabupaten Tambrauw.

Saat dihubungi Dipta Papua, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw, Yoseph Yewen menerangkan bahwa ada tiga jurusan yang nantinya dimiliki Akademi Komunitas Negeri Tambrauw tersebut.

“Ada tiga jurusan yang kami pilih, yaitu Otomotif, Lingkungan dan Peternakan. Tambrauw itu memiliki hutan konservasi yang harus diperhatikan, Tambrauw juga memiliki peluang peternakan yang baik, seperti di Kebar serta kami ingin menciptakan mutu manusia di bidang wirausaha, seperti dunia otomotif,” jelasnya kepada wartawan Dipta Papua.

Yewen mengatakan, akademi ini akan dibangun di Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw, karena memilik akses transportasi udara, darat maupun laut yang memadai. Sehingga, Sausapor menjadi tempat yang strategis untuk mendirikan akademi yang diberi nama Akademi Komunitas Negeri Tambrauw itu.

Akademi Komunitas Negeri Tambrauw ini, ditargetkan akan mulai membuka penerimaan mahasiswa baru pada 2023 mendatang. “Pada bulan Mei atau Juni 2021 ini ada sidang anggaran perubahan dan kami akan memasukan program ini, sehingga tim akan mulai bekerja. Setelah semua dipersiapkan, tenaga pengajar dan sebagainya sudah siap, pada tahun 2023 atau 2024 akademi ini mulai buka,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai tenaga guru yang juga tidak kalah penting, dia menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Tiap tahun mengirim pelajar/ mahasiswa untuk menempuh pendidikan guru di Gorontalo dan juga Yogyakarta.

“Kami juga kontrak tenaga pengajar/ guru. Dan juga tiap tahun kami akan kirim pelajar/ mahasiswa untuk tempuh pendidikan guru di Gorontalo dan juga Yogyakarta. Sehingga mereka itu selesai dan akan pulang untuk mengabdi pada sekolah-sekolah di Kabupaten Tambrauw,” kata Yoseph Yewen.

Mendirikan akademi di Kabupaten Tambrauw ini juga, Yewen mengaku karena melihat mutu sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tambrauw yang selalu terendah pada tingkat Provinsi Papua Barat.

“Kami akan perhatikan sumber daya manusia. SDM ini yang harus kita perbaiki dan kontrol sehingga mutu SDM di Kabupaten Tambrauw terus mengalami peningkatan. Jika tidak disiapkan baik, maka Tambrauw akan terus berada pada posisi terakhir indeks pendidikan di Provinsi Papua Barat,” pungkasnya.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Jurnalis Dipta Papua

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Seribu Cerita Terukir dan Perjalanan itu Akan Dilanjutkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Rudi Wonda)* Ap Nayigin... Yang terlahir dalam fase Kolonialisme Indonesia adalah, Mereka yang telah merasakan Penindasan dari dalam kandungan ibu...

Tamparan Keras Lagu “Bawa Dia” Terhadap Martabat Perempuan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Maksimus Syufi)* Awalnya, sa anggap sepenggal lirik di lagu “Bawa Dia” yang dinyanyikan oleh beberapa rapper Papua itu,...

Mahasiswa Papua: Segera Tarik dan Hentikan Operasi Militer di Wilayah Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sejak penyerangan pos koramil di Kisor, Aifat Selatan pada Kamis (2/9/2021) yang menyebabkan empat anggota TNI terbunuh itu,...

19 Kampung Mengungsi Pasca Pembunuhan 4 Anggota TNI di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sedikitnya ada 19 Kampung dari 6 Distrik di Kabupaten Maybrat yang mengungsi akibat operasi militer pasca penyerangan Pos...

Presidium Germas PMKRI Jayapura Minta Pemerintah Serius Tangani Persoalan di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Terkait dengan penyerangan Posramil Kisor, Aifat Selatan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang menyebabkan 4 angoota...