Otsus & Pemekaran: Satu Paket Penjajahan di Papua

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua

Oleh: R Wonda)

“Otsus disahkan oleh Jakarta untuk Jakarta, tidak ada satupun Rakyat Papua yang bilang otsus lanjut. Hari ini, Jakarta ingin Papua dibagi menjadi beberapa provinsi. Itu juga bukan kemauan Rakyat Papua”.

Setelah kematian Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal dan beberapa pejabat Papua, Sekda Provinsi Papua dilantik tiba-tiba oleh Jakarta dengan tujuan agar semua kebijakan Jakarta diprioritaskan oleh Sekda Provinsi Papua. Pengasahan UU Otsus 2021, Itu pun bukan kemauan Rakyat Papua.

Para Bupati di Papua yang ada di hotel-hotel mewah dan duduk makan-minum enak di Jakarta, mereka bicara untuk mendorong pemekaran. Itu bukan kemauan Rakyat Papua!

Semua bentuk tawaran Kolonial atas tanah Papua, sepenuhnya ditolak oleh Rakyat Papua. Jadi hari ini ketika ada daerah-daerah yang mendorong pemekaran, itu bukan aspirasi dan kemauan Rakyat Papua. Tapi jelas itu adalah proyek Intelijen Kolonial yang menekan sekelompok warga untuk propaganda tandingan.

Intelijen Kolonial aktif mendorong kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan Aspirasi Rakyat Papua atas penolakan pemekaran. Sehingga ada aksi tolak DOB, akan ada tandingannya di daerah lain. Jika itu terjadi di satu daerah yang sama, hal ini bisa memicu konflik horizontal.

Biasanya isu penolakan otsus dan juga pemekaran, pasti akan ada aksi reaksioner (tandingan) di waktu yang sama. Itu lagu lama yang terus dimainkan oleh Negara.

Media sibuk liput berita di Sorong tentang desakan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya. Sementara sebagian besar masyarakat di Sorong tidak mengetahui aksi tersebut.

Di wilayah Meepago, aksi penolakan pemekaran digelar pada beberapa hari yang lalu, termasuk juga di Dekai, Yahukimo yang kemudian mengakibatkan penembakan terhadap dua pendemo (warga sipil) hingga tewas dan beberapa pendemo lainnya mengalami luka parah.

Posisi Mahasiswa dalam melihat produk pemekaran secara ilmiah, itu sudah membuktikan bahwa pemekaran ini akan membawa dampak buruk bagi keberlangsungan hidup Rakyat Papua. Sehingga, tidak ada lagi perbedaan pandangan antara mahasiswa dari masing-masing daerah.

Hari ini masyarakat menangis karena hutan mereka dikeruk dan mereka diancam untuk meninggalkan rumahnya, itu terjadi karena dorongan investasi dan invasi Militer besar-besaran.

Banyak persoalan dilakukan oleh Jakarta, seperti operasi militer yang mengakibatkan 60.000 lebih pengungsi dan korban pelanggaran HAM yang meningkat di seluruh Tanah Papua. Tapi Jakarta tetap mendesak pemekaran wilayah di Papua. Itu artinya, target pemusnahan orang Papua makin cepat dibarengi masifnya investasi dan terakhir adalah manipulasi sejarah sebagaimana yang dialami suku Aborigin di Australia.

Aksi penolakan pemekaran terus dilakukan oleh Rakyat Sebagai bentuk perlawanan terhadap penjahat Kolonial dan perampok (Kapitalis).

Ini adalah tanggung jawab mahasiswa/pemuda untuk respon kebijakan Jakarta yang biadab ini. Maka segera gelar diskusi-diskusi di setiap kontrakan, organisasi-organisasi paguyuban dan juga konsolidasi mahasiswa menuju aksi perlawanan.

Pemuda mahasiswa harus bergerak melawan realita penindasan ini, Rakyat dan Tanah Papua dalam bahaya. Bersatu bangkit dan Lawan!

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

PUISI: Papua yang Hilang

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Namaku Papua! Aku yang mungkin lupa diucapkan oleh aksara dan rasa! Aku yang mungkin lupa ditulis oleh kamus-kamus penderita! Aku yang mungkin...

Berusia 44 Tahun, IPMAPA Malang Diharapkan Jadi Rumah Bersama

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Dalam perayaan usianya yang ke-44 Tahun, Organisasi Persatuan Orang Papua, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) di Kota Malang...

Pentas Seni Dalam Rangka HUT IPMAPA Malang, Beberapa Tradisi Papua Ditampilkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Kota Malang, dimeriahkan dengan pentas seni budaya yang menampilkan...

Perayaan HUT IPMAPA Malang, Diawali dengan Seminar

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang yang ke-44 Tahun, dimulai dengan kegiatan Seminar yang...

Mahasiswa Mimika di Kota Malang Tuntut Pemda Mimika dan YPMAK Tanggung Jawab Masalah Pendidikan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Mahasiswa Mimika yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) Kordinator Wilayah Kota Malang, menyikapi persoalan pendidikan...