23.5 C
Special Region of Papua
Friday, December 4, 2020

Peringati Kematian Theys Eluay, Mahasiswa Papua Aksi di Surabaya

SURABAYA, diptapapua.com – Memperingati 19 tahun kematian mengenaskan pemimpin besar bangsa Papua Barat, Dortheys Hiyo Eluay (Theys Eluay) yang tepat pada 10 November 2001 lalu. Dia diculik lalu dibunuh oleh Komando Pasukan Khusus (Kopasus). Kemudian pada tanggal 11 November keesokan harinya, jenasah tokoh pejuang kemerdekaan Papua itu, ditemukan terbaring tak bernyawa di Kilo Meter 9, Muara Tami, Jayapura, Provinsi Papua.

Aksi mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) serta Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-WP) melakukan aksi di depan gedung Grahadi Surabaya yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga diakhiri sekitar pukul 11.00 WIB dengan long march menuju Asrama Papua di Jl. Kalasan Kota Surabaya.

Tak hanya memperingati kematian Theys Eluay, namun isu-isu lainnya, seperti menolak Otsus jilid II, adili pelaku pelanggar HAM, tutup Freeport, tarik militer dari Papua, buka akses bagi jurnalis nasional serta internasioanl dan berbagai isu lainnya yang terkait persoalan Papua pun disuarakan pada kesempatan tersebut.

“Negara harus adili semua pelaku yang membunuh orang Papua atau pelaku pelanggar HAM, seperti pelaku pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani belum lama ini di Intan Jaya,” tutur koordinator lapangan (Korlap) aksi, Jerry Kulua kepada reporter diptapapua.com.

Jerry mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi-aksi untuk merespon berbagai persoalan di Papua, salah satunya seperti aksi peringati pembunuhan terhadap Theys Eluay. “Apapun yang terjadi di tanah Papua, kami akan terus menyuarakan,” katanya.

Pada kesempatan itu, hadir pula beberapa anggota dari komisi untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan (KontraS) Surabaya. Juga  kelompok relawan kesehatan (Para Medis Jalanan) yang mendampingi serta memantau langsung kenyamanan kesehatan massa aksi. Sekitar 45 massa aksi tersebut, antusias berorasi secara bergantian, membaca puisi serta teriakan “Papua Merdeka” terus terdengar menghiasi aksi tersebut hingga berakhir.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Maksimus Syufi
Jurnalis diptapapua.com

Related Articles

Pemerintah Anggap Remeh Deklarasi Benny Wenda, Ini Kata Aktivis HAM!

DIPTAPAPUA.com - Pada peringatan 1 Desember 2020 atau 59 tahun kemerdekaan Papua (1 Desember 1961), United Liberation Movement for west Papua (ULMWP) mendeklarasikan pemerintah...

Berita Hoax Terkait Dirinya, Veronica Koman Ancam Bakal Lapor ke Dewan Pers

DIPTAPAPUA.com - Dua media tanah air yakni Kompas TV dan detik.com pada Kamis (03/12/2020) memberitakan bahwa Veronica bersama sejumlah warga negara asing lakukan demonstrasi...

ULMWP Tunjuk Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, TPNPB-OPM: Kami Tidak Akui

DIPTAPAPUA.com - Pada moment peringatan hari kemerdekaan Papua (1 Desember 1961-1 Desember 2020), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menunjuk Benny Wenda sebagai...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Pemerintah Anggap Remeh Deklarasi Benny Wenda, Ini Kata Aktivis HAM!

DIPTAPAPUA.com - Pada peringatan 1 Desember 2020 atau 59 tahun kemerdekaan Papua (1 Desember 1961), United Liberation Movement for west Papua (ULMWP) mendeklarasikan pemerintah...

Berita Hoax Terkait Dirinya, Veronica Koman Ancam Bakal Lapor ke Dewan Pers

DIPTAPAPUA.com - Dua media tanah air yakni Kompas TV dan detik.com pada Kamis (03/12/2020) memberitakan bahwa Veronica bersama sejumlah warga negara asing lakukan demonstrasi...

ULMWP Tunjuk Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, TPNPB-OPM: Kami Tidak Akui

DIPTAPAPUA.com - Pada moment peringatan hari kemerdekaan Papua (1 Desember 1961-1 Desember 2020), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menunjuk Benny Wenda sebagai...

Polisi Pamer Tulisan “Cinta Damai”, Massa Aksi: Stop Pencitraan

DIPTAPAPUA.com - Dalam aksi peringatan 59 tahun hari Papua Merdeka (1 Desember 1961), yang dilakukan oleh mahasiswa Papua serta solidaritas orang Indonesia untuk Papua...

Peringati Hari Kemerdekaan Papua, Mahasiswa Papua se-Jawa Timur Aksi di Surabaya

DIPTAPAPUA.com - Sejak 1 Desember 1961 atau 59 tahun yang lalu, di Hollandia atau kini Jayapura rakyat Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora dan mendeklarasikan...