23.5 C
Special Region of Papua
Friday, December 4, 2020

Pernyataan Ketua KNPI Tambrauw Dinilai ‘Menampar Wajah Demokrasi’

DIPTAPAPUA.com – Belum lama setelah pelantikan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tambrauw, pernyataan Bartholomeus Assem, ketua KNPI Tambrauw, yang ia sampaikan saat moment pelantikan di Sausapor itu, menuai respon dari kalangan mahasiswa Tambrauw.

“Segala bentuk isu-isu negatif yang dipelopori oleh segelintir pemuda yang tidak bertanggung jawab beberapa waktu ini dalam mengkritisi kebijakan pemerintah daerah, saya dengan tegas menolak dan menentangnya,” pernyataan ketua KNPI Tambrauw, dikutip dari www.diskominfoperstatik.papuabaratprov.go.id belum lama ini.

Menentang bahkan menolak pernyataan itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) Kota Jayapura, Nicodemus Momo mengatakan pernyataan tersebut menunjukan ketidak tahuan seorang pemimpin mengenai tugas dan fungsi pemuda atau mahasiswa dalam mengawal pembangunan.

“Mahasiswa adalah agen controling, maka tidak salah kalau mahasiswa dan pemuda mengkritisi dan mengawal pemerintah untuk membangun daerah,” beber Momo.

Nicodemus menegaskan bahwa Indonesia menjujung nilai demokrasi, maka sudah sepantasnya, pemimpin menerima kritikan. “Ketua DPD KNPI Tambrauw jangan anti kritik serta menutup ruang demokrasi pemuda dan mahasiswa,” tegasnya.

Hal serupa juga dikatakan Eko Syufi, seorang pemuda asal Distrik Irires ini mengaku pernyataan ketua DPD KNPI Tambrauw tersebut memvonis mahasiswa atau pemuda yang memiliki hati dan pikiran untuk sebuah pembangunan di daerah. “Ketua DPD KNPI harus paham akan fungsi pemuda dan mahasiswa dalam dunia demokrasi. Negara Indonesia adalah negara demokrasi, jadi kritik itu hal yang wajar saja,” urai Eko.

Menurutnya, pemudalah yang berperan penting dalam sebuah perubahan, seperti, kemerdekaan negara Indonesia atau juga menumbangkan rezim Soeharto 1999. “Maka harap ketua DPD KNPI Tambrauw sebelum mengeluarkan sebuah pernyataan harus berfikir terlebih dahulu, jangan karena emosional,” tutur Syufi.

Untuk mengetahui kejelasan pernyataan itu, reporter diptapapua.com telah mencoba menghubungi serta konfirmasi langsung ke ketua DPD KNPI Tambrauw, namun hingga berita ini diterbitkan, tak ada balasan apapun.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Maksimus Syufi
Jurnalis diptapapua.com

Related Articles

Pemerintah Anggap Remeh Deklarasi Benny Wenda, Ini Kata Aktivis HAM!

DIPTAPAPUA.com - Pada peringatan 1 Desember 2020 atau 59 tahun kemerdekaan Papua (1 Desember 1961), United Liberation Movement for west Papua (ULMWP) mendeklarasikan pemerintah...

Berita Hoax Terkait Dirinya, Veronica Koman Ancam Bakal Lapor ke Dewan Pers

DIPTAPAPUA.com - Dua media tanah air yakni Kompas TV dan detik.com pada Kamis (03/12/2020) memberitakan bahwa Veronica bersama sejumlah warga negara asing lakukan demonstrasi...

ULMWP Tunjuk Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, TPNPB-OPM: Kami Tidak Akui

DIPTAPAPUA.com - Pada moment peringatan hari kemerdekaan Papua (1 Desember 1961-1 Desember 2020), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menunjuk Benny Wenda sebagai...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Pemerintah Anggap Remeh Deklarasi Benny Wenda, Ini Kata Aktivis HAM!

DIPTAPAPUA.com - Pada peringatan 1 Desember 2020 atau 59 tahun kemerdekaan Papua (1 Desember 1961), United Liberation Movement for west Papua (ULMWP) mendeklarasikan pemerintah...

Berita Hoax Terkait Dirinya, Veronica Koman Ancam Bakal Lapor ke Dewan Pers

DIPTAPAPUA.com - Dua media tanah air yakni Kompas TV dan detik.com pada Kamis (03/12/2020) memberitakan bahwa Veronica bersama sejumlah warga negara asing lakukan demonstrasi...

ULMWP Tunjuk Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, TPNPB-OPM: Kami Tidak Akui

DIPTAPAPUA.com - Pada moment peringatan hari kemerdekaan Papua (1 Desember 1961-1 Desember 2020), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menunjuk Benny Wenda sebagai...

Polisi Pamer Tulisan “Cinta Damai”, Massa Aksi: Stop Pencitraan

DIPTAPAPUA.com - Dalam aksi peringatan 59 tahun hari Papua Merdeka (1 Desember 1961), yang dilakukan oleh mahasiswa Papua serta solidaritas orang Indonesia untuk Papua...

Peringati Hari Kemerdekaan Papua, Mahasiswa Papua se-Jawa Timur Aksi di Surabaya

DIPTAPAPUA.com - Sejak 1 Desember 1961 atau 59 tahun yang lalu, di Hollandia atau kini Jayapura rakyat Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora dan mendeklarasikan...