25.6 C
Special Region of Papua
Thursday, January 21, 2021

Persipura Jayapura Bubar Karena Politik

Oleh: Martinus Daniel Ajokwapi

Persipura  bubar karena politik dari Jakarta, mengapa ? kembali melihat pada tim yang diutus untuk mewakili Indonesia bertanding di liga AFC. Misalnya Persipura mengalah untuk Persija yang mewakili Indonesia di liga  AFC pasti kontrak pemain asing tetap ada pada tim Persipura Jayapura. Tetapi Persipura Jayapura gugat kembali keputusan PSSI untuk Persija mewakili Indonesia di liga AFC, hingga tiba masalah baru kepada tim mutiara hitam Persipura Jayapura.

Masalah yang menimpa tim Mutiara Hitam ini ialah sponsor dana dari  Bankp Papua yang seharusnya memberikan dana 5 Miliar dibatalkan dengan alasan bahwa ketidak pastian liga. Hingga membuat  membuat ketua umum Persipura Jayapura kecewa atas sikap Bank Papua dengan sikap yang mereka melakukan kepada tim mutiara hitam yang sudah lama membanggakan orang asli papua dalam bidang olahraga yaitu sepak bola. Apa gunanya bank Papua berada di bumi cenderawasih  kalo tidak sponsor kontrak pemain asing/ dukung tim mutiara hitam jayapura dan hal ini terjadi saat AFC mendukung Persipura Jayapura untuk main di liga AFC bukan Persija Jakarat maka tak lama lagi ada pembatalan  kontrak dari Bank Papua terhadap pemain asing ini disebabkan politik terhadap ras Melanesia.

Kita orang asli Papua tidak sama sekali diperhatikan oleh Jakarta, dalam hal  ini  kita alami dari daerah terpencil hingga kota, misalnya penyakit yang melimpah terhadap kita, pendidikan tidak layak di daerah terpencil, dan daerah kota dengan menggunakan cara system dalam kampus dan lain-lain, bidang olahraga mereka tidak mau  tim mutiara hitam  tampil yang terbaik dan terkenal atau membanggakan Indonesia di liga AFC musim ini, selain tim-tim melayu atau tim Jakarta. Bank papua membuat pemain asing dan pemain asli papua patah semangat dalam bakatnya dan semua rakyat papua menyesal karena tim kembanggaan persipura jayapura tidak akan bertanding di liga besar tahun ini.

Saya sebagai pemuda asli Papua percaya dan yakin setelah liga AFC berakhir maka bank Papua akan mengajukan sponsor/ kontrak pemain asing di tim mutiara hitam Persipura Jayapura. Persipura Jayapura akan kembali mengikuti pertandingan liga di Indonesia seperti semulannya.

Penulis adalah Mahasiswa Papua kuliah di Kota Malang, Jatim**

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

Ternyata! DPRD Tambrauw Buang Aspirasi Mahasiswa ke Tempat Sampah

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Tambrauw Kota belajar Jayapura berlangsung selama dua hari (6-7 Januari) di Distrik Feef tersebut, dilaporkan...

Persipura Jayapura Bubar Karena Politik

Oleh: Martinus Daniel Ajokwapi Persipura  bubar karena politik dari Jakarta, mengapa ? kembali melihat pada tim yang diutus untuk mewakili Indonesia bertanding di liga AFC....

Panas! Bakar Ban Hingga Pecahkan Kaca Gedung DPRD, Mahasiswa Tuntut Janji DPRD Tambrauw

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sudah 7 tahun aspirasi mahasiswa Tambrauw di Jayapura terkait pembangunan asrama definitif belum mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Ternyata! DPRD Tambrauw Buang Aspirasi Mahasiswa ke Tempat Sampah

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Tambrauw Kota belajar Jayapura berlangsung selama dua hari (6-7 Januari) di Distrik Feef tersebut, dilaporkan...

Persipura Jayapura Bubar Karena Politik

Oleh: Martinus Daniel Ajokwapi Persipura  bubar karena politik dari Jakarta, mengapa ? kembali melihat pada tim yang diutus untuk mewakili Indonesia bertanding di liga AFC....

Panas! Bakar Ban Hingga Pecahkan Kaca Gedung DPRD, Mahasiswa Tuntut Janji DPRD Tambrauw

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sudah 7 tahun aspirasi mahasiswa Tambrauw di Jayapura terkait pembangunan asrama definitif belum mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah...

Massa: Gedung DPRD Tambrauw Akan Dibakar Jika Aspirasi Mahasiswa Diabaikan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Terhitung semenjak 2013 lalu, Ikatan Mahasiswa Tambrauw Kota Studi Jayapura berkali-kali melayangkan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

32 Tahun Menjadi Guru, Awalnya Hanya Memiliki Gaji Honorer Sebesar 25 Ribu Rupiah

Menjadi guru adalah tugas yang luhur dan mulai. Oleh karena itu, tak heran jika guru selalu dijuluki sebagai pahlawan tanpa jasa. Hal inilah yang...