22.6 C
Special Region of Papua
Friday, September 17, 2021

Kehadiran Internet di Tambrauw

diptapapua.com, TAMBRAUW-Telkomsel adalah salah satu alat yang digunakan manusia untuk dapat berinteraksi atau berkomunikasi antar sesame, sehingga dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan informasi dalam waktu yang singkat.

Hal itu dibeberkan oleh Yosep Tenewut, salah seorang mahasiswa yang berasal dari Kampung Ifat Mitu, Distrik Senopi, Kabupaten Tambrauw. Dirinya menganggap bahwa kehidupan masa kini, internet sangat dibutuhkan dalam segala lini kehidupan. Berbeda, dengan yang dahulu, untuk menyampaikan sebuah informasi harus membutuhkan waktu yang lama.

“Akses internet dapat membantu masyarakat dalam menyampaikan informasi kepada keluarga baik antar kampung, distrik dan juga kota secara cepat, dalam waktu yang tak terhitung. dibandikan pada zaman  dahulu yang menggunakan alat tulis menulis atau surat menyurat membutuhkan waktu yang lama,” tutur Yosep Tenewut (1/5)

Tenewut menambahkan bahwa Kabupaten Tambrauw mengalamai perkembangan di bidang teknologi informasi. Hal itu bisa dilihat dari pembangunan tower internet yang terletak di beberapa distrik di kabupaten Tambrauw.

“Kabupaten Tambrauw sudah ada perkembangan yang sangat luar biasa, sehingga kini di Tamrauw pada titik-titik tertentu sudah didirikan pemancar yang mampu memberikan daya informasi dan komunikasi  kepada masyarakat melalui handphone (HP), agar masyarakat mudah dalam menyampaikan maupun menerima informasi.” beber Yosep.

“Kini sudah ada penambahan jaringan di tiap-tiap telkomsel yang terletak di Kabupaten Tambrauw, yang awalnya digunakan untuk berkomunikasi saja sekarang sudah menggunakan 4G (Internetan),” sambungnya kepada redaksi diptapapua.com.

Jaringan 4G ini membuat pekerjaan semakin lancar dan juga penjualan online bisa langsung tersebar di seluruh dunia dalam hitungan detik. Jaringan 4G membuat para millennial semakin atau sedang berkreatif entah dalam permainan game atau menciptakan aplikasi untuk membantu meringankan hidup masyarakat dan semakin mendekatkan keluarga yang terpisah oleh Provinsi, Negara bahkan benua melalui vidio call atau pesan instant. (https://www.telkomsel.com)

Pria asal Tambrauw ini juga mengatakan bahwa dengan melihat perkembangan teknologi informasi di Kabupaten Tambrauw, menimbulkan dua dampak, yaitu positif dan juga negatif yang hari ini sedang terjadi pada penikmat internet.

“Dengan adanya penambahan daya jaringan, dapat menimbulkan dua sisi yang perlu diperhatikan yaitu positif dan negatif, baik dalam masyarakat dan juga generasi untuk dapat menggunakan teknologi informasi,” jelas Yosep.

Joef sapaan akrab Yosep Tenewut melanjutkan dengan memberi contoh dari dampak positif dan negatif dari kehadiran internet ini. Dirinya mengatakan, dampak positif dari internet ialah mendapatkan informasi secara mudah di seluruh dunia. Sedangkan, dampak negatif yaitu melahirkan pola hidup baru pada generasi Tambrauw, seperti ‘malas’ salah satunya.

“Sisi positif yang dialami masyarakat ialah dapat mengikuti media-media internasional, nasional dan juga regional, juga mengetahui gejolak sosial, budaya, politik dan lain-lain, yang terjadi di negara dan daerah lain. Sisi negatif adalah minimnya proses timbal balik antara sesama kita, semua aktivitas kita ditelang oleh alat teknologi juga akan mengakibatkan kemalasan di kalangan masyarakat serta merugikan kaum milenial,” urai pria kelahiran Senopi ini (5/1).

Yosep berharap agar dengan menghadapi teknologi itu, sudah menjadi tanggung jawab pihak terkait untuk dapat memberikan pemahaman kepada generasi Tambrauw agar dapat meggunakan internet secara sehat.

“Oleh sebab itu, harus ada pihak terkait untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dan para generasi Tambrauw, agar dapat menggunakan teknologi informasi dengan baik, apabila tidak ada sosialisasi terkait hal tersebut, maka akan adanya kehancuran terhadap generasi Tambrauw,’’ tutup Joefh. (N/F: pilip)

 

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Seribu Cerita Terukir dan Perjalanan itu Akan Dilanjutkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Rudi Wonda)* Ap Nayigin... Yang terlahir dalam fase Kolonialisme Indonesia adalah, Mereka yang telah merasakan Penindasan dari dalam kandungan ibu...

Tamparan Keras Lagu “Bawa Dia” Terhadap Martabat Perempuan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Maksimus Syufi)* Awalnya, sa anggap sepenggal lirik di lagu “Bawa Dia” yang dinyanyikan oleh beberapa rapper Papua itu,...

Mahasiswa Papua: Segera Tarik dan Hentikan Operasi Militer di Wilayah Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sejak penyerangan pos koramil di Kisor, Aifat Selatan pada Kamis (2/9/2021) yang menyebabkan empat anggota TNI terbunuh itu,...

19 Kampung Mengungsi Pasca Pembunuhan 4 Anggota TNI di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sedikitnya ada 19 Kampung dari 6 Distrik di Kabupaten Maybrat yang mengungsi akibat operasi militer pasca penyerangan Pos...

Presidium Germas PMKRI Jayapura Minta Pemerintah Serius Tangani Persoalan di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Terkait dengan penyerangan Posramil Kisor, Aifat Selatan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang menyebabkan 4 angoota...