28.1 C
Special Region of Papua
Friday, September 17, 2021

Presidium Germas PMKRI Jayapura Minta Pemerintah Serius Tangani Persoalan di Maybrat

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua –

Terkait dengan penyerangan Posramil Kisor, Aifat Selatan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang menyebabkan 4 angoota TNI meninggal tersebut, Presidium Gerakan Masyarakat (Germas) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Jayapura Santo Efrem, Nicodemus Momo menegaskan agar pemerintah secara serius segera merespon persoalan itu.

“Saya minta pemerintah Kabupaten Maybrat bahkan Provinsi Papua Barat dalam hal ini DPRD Kabupaten Maybrat & Provinsi Papua Barat segera bentuk Tim Pansus dan serius untuk menyikapi masalah ini sehingga segera diselesaikan,” pinta Momo dalam pesan singkat yang diterima Dipta Papua.

Nicodemus Momo juga menanyakan keseriusan pemerintah dalam merespon masyarakat sipil di Distrik Aifat Selatan yang mengungsi ke hutan akibat operasi militer pasca penyerangan dan pembunuhan pada Kamis (2/9/2021) tersebut.

“Para pengungsi di Kabupaten Maybrat apakah sudah ada perhatian serius dari pemerintah daerah atau belum. Jika belum maka segera carikan langkah kongkrit untuk selamatkan para pengungsi itu karena ulah kerakusan kekuasaan elit politik dan jadikan rakyat korban adu domba,” ucapnya.

Dia juga mendorong konsep Dialog Jakarta-Papua yang diperjuangkan Almarhum Pastor Neles Tebay untuk selesaikan konflik berkepanjangan di Tanah Papua. Presidium Germas PMKRI Jayapura ini berharap agar persoalan yang terjadi di Kabupaten Maybrat tersebut menjadi ‘pukulan berat’ bagi negara untuk mengevaluasi secara total kebijakannya di Tanah Papua.

“Segera dorong dialong Jakarta-Papua sehingga tuntaskan masalah pelanggaran HAM berat di Tanah Papua. Masalah di Kabupaten Maybrat saya minta diselesaikan secara persuasif dan mengedepankan asas kekeluargaan, jangan dengan militerisme,” harap Nicodemus Momo.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya 4 anggota TNI dalam penyerangan itu. “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya turut berduka cita atas kepergian ke-4 orang prajurit TNI, semoga arwahnya diterima di sisi kanan Allah Bapak yang Mahakuasa,” pungkas Presidium Germas PMKRI Jayapura Santo Efrem, Nicodemus Momo.

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Seribu Cerita Terukir dan Perjalanan itu Akan Dilanjutkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Rudi Wonda)* Ap Nayigin... Yang terlahir dalam fase Kolonialisme Indonesia adalah, Mereka yang telah merasakan Penindasan dari dalam kandungan ibu...

Tamparan Keras Lagu “Bawa Dia” Terhadap Martabat Perempuan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Oleh: Maksimus Syufi)* Awalnya, sa anggap sepenggal lirik di lagu “Bawa Dia” yang dinyanyikan oleh beberapa rapper Papua itu,...

Mahasiswa Papua: Segera Tarik dan Hentikan Operasi Militer di Wilayah Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sejak penyerangan pos koramil di Kisor, Aifat Selatan pada Kamis (2/9/2021) yang menyebabkan empat anggota TNI terbunuh itu,...

19 Kampung Mengungsi Pasca Pembunuhan 4 Anggota TNI di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sedikitnya ada 19 Kampung dari 6 Distrik di Kabupaten Maybrat yang mengungsi akibat operasi militer pasca penyerangan Pos...

Presidium Germas PMKRI Jayapura Minta Pemerintah Serius Tangani Persoalan di Maybrat

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Terkait dengan penyerangan Posramil Kisor, Aifat Selatan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang menyebabkan 4 angoota...