Travel

Punya Rumput Kebar dan Air Panas Alami, Kebar Jadi Tempat Tujuan Wisata Dunia Yang Harus Dikunjungi

Beberapa warga dari Sinode GKI di Tanah Papua, saat berkunjung ke Air Panas Alami di Distrik Kebar Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat bulan Februari 2020 yang lalu. (Foto: Nando Rumbesu)

Oleh: Roberth Yewen

Setiap daerah di bumi cenderawasih (Papua) mempunyai tempat yang unit dan memiliki daya tarik tersendiri untuk patut dikunjungi, sebab memiliki potensi wisata dan alam yang luar biasa. Karena memiliki potensi wisata dan daerah yang unit, maka tak salah jika Papua dijuluki sebagai “surga kecil jatuh ke bumi”. Bicara potensi wisata di Provinsi Papua Barat tentu tidak hanya Kepulauan Raja Ampat, tetapi masih ada beberapa daerah lainnya yang memiliki potensi wisata yang luar biasa.

Kebar adalah salah satu daerah lembah yang berada di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Kebar berada di daerah lembah yang dihempit oleh wilayah yang penuh dengan ilalang dan rumput yang hijau. Mempunyai bukit-bukit yang indah, sehingga tak salah jika orang menamakan bukit tersebut sebagai “bukit teletabies” atau dalam bahasa daerah setempat disebut “Bukit Sontiri”.

Tidak hanya itu, yang lebih menarik lagi Kebar mempunyai tanah yang cocok untuk bertumbuhnya “Rumput Kebar” atau dalam bahasa Latin disebut “Biophytum Petersianum”. Rumput ini diberi nama Rumput Kebar, karena hanya bisa tumbuh di daerah ini. Rumput Kebar memiliki khasiat untuk menyuburkan kandungan, mengobati penyakit seperti rematik, ginjal, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, di Lembah Kebar terdapat air panas alami atau dalam bahasa daerah setempat disebut “War Aremi”. yang selalu panas dan tidak pernah dingin. Air panas alami ini langsung bersumber dari mata air, sehingga tak heran jika banyak orang selalu mandi untuk membersihkan dirinya dari sakit penyakit, apalagi mereka yang setiap hari bekerja tentu sangat cocok untuk merendamkan dirinya sejenak di air panas alami ini.

Untuk melihat langsung Rumput Kebar dan Air Panas di Lembah Kebar tentu para wisatawan dan warga masyarakat yang ingin berkunjung harus menghabiskan waktu kurang lebih 4-5 jam perjalanan melalui jalur darat menggunakan Mobil HIlux atau mobil dobol garden, karena mengingat belum semua jalan menuju ke sana yang diaspal. Selain itu, harus melewati beberapa gunung dan sungai.

Meskipun perjalanan ke Lembah Kebar cukup melelahkan nanti, tetapi keindahan alam, terutama Bukit Sontiri, Air Panas War Aremi dan Rumput Kebar akan menyambutmu. Kelelahan Anda selama perjalanan akan terbayarkan, bahkan Dipastikan ketika berada di Lembah Kebar kamu akan enggan untuk pergi. (*)

0894
Redaksi Dipta Papua

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Travel