26.3 C
Special Region of Papua
Wednesday, December 2, 2020

Puskesmas Distrik Senopi Belum Adanya Distribusi Obat Yang Memadai

Penulis: Xaverius Sie Syufi

Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw beberapa waktu lalu merayakan Hari Ulang Tahun ke-12 Kabupaten Tambrauw, yang berlangsung di Feef ibu kota Kabupaten Tambrauw tepat pada 29 Oktober 2020. Dengan meriahnya acara, namun masih saja ada keluh kesah sekaligus sebagai bingkisan kado  yang datang dari masyarakat yang belum mendapatkan perhatian pelayanan yang secara maksimal dari segi kesehatan yang di mana sumber penyediaan obat-obatan di puskesmas yang tidak tersedia secara baik. Obat merupakan sumber utama dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat Distrik Senopi.

Dari penyediaan bahan obat yang kurang memadai, sehingga sangat disayangkan kesehatan masyarakat pun makin terpukul untuk melakukan aktivitas kesehariannya. Sebab masyarakat adalah dominan sebagai pekerja tani di ladang, maka harus memiliki kesehatan yang baik. Dan di lain sisi mengingat juga Puskesmas Senopi merupakan sentral untuk mengontrol masyarakat yang bukan hanya dari Distrik Senopi, namun juga dari masyarakat fari Distrik Mawabuan dan masyarakat Distrik Irires. Maka perlu harus adanya peningkatan pelayanaan yang lebih serius baik untuk penyediaan obat dan penanbahan tenaga kerja di rumah sakit.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wartawan Suara Papua yang mana sudah membantu meliput berita tentang masalah kesehatan dengan judul berita “Stok Obat Habis, Warga Senopi Berobat di Puskesmas Kebar”, (29/10/2020). Ini merupakan bagian yang penting untuk menjadi evaluasi Dinkes (Dibas Kesehatan) Kabupaten Tambrauw untuk lebih meningkatkan tanggung jawab kerja ke arah yang lebih biak guna untuk memajukan kesejahteraan kesehatan dalam melayani masyarakat di Kabupaten Tambrauw dan secara khuusus puskesmas Senopi.

Tampak depan Puskesmas Distrik Senopi, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat. (Foto: Dok Pribadi)

Seperti yang sudah dikatakan oleh Petrus Yewen, kepala Puskesmas Senopi dalam media (suarapapua.com) bahwa “Memang betul saat ini stok obat di Puskesmas lagi kosong, sejak bulan September, sehingga kami sarankan agar berobat di Puskesmas Distrik Kebar”. Dari pernyatan ini jelas bahwa perhatian dan pelayanan dari Dinkes Tambrauw sangat disayangkan karena belum siap untuk bertindak secara tepat demi mengatasi kekurangan yang terjadi dalam Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Disrtik Senopi.

Saya berharap agar dengan berita yang dikeluarkan media Suara Papua, tolong supaya kepala Dinkes beserta jajarannya segera merespon dan bertindak cepat untuk mengatasi masalah kesehatan ini, jangan membiarkan menumpuk atau diabaikan saja. Memang manusia itu tidak luput dari kesalahan tapi jauh lebih baik jika terus melakukan kunjungan kerja ke puskesmas yang bersangkutan agar bisa mengetahui secara langsung persoalan yang ada, jangan hanya pandai mengolah kata untuk membalas kometar di media sosial (Facebook), kalau bisa langsung turun lapangan yang mana ada masalah tersebut. Sebagai catatan penting yang harus diprioritaskan oleh dinkes untuk mengatasi semua permasalahan baik obat-obatan maupun tenaga medis agar memberikan suatu kehidupan yang baru dalam kehidupan masyarakat di Distrik Senopi. (**)

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

Polisi Pamer Tulisan “Cinta Damai”, Massa Aksi: Stop Pencitraan

DIPTAPAPUA.com - Dalam aksi peringatan 59 tahun hari Papua Merdeka (1 Desember 1961), yang dilakukan oleh mahasiswa Papua serta solidaritas orang Indonesia untuk Papua...

Peringati Hari Kemerdekaan Papua, Mahasiswa Papua se-Jawa Timur Aksi di Surabaya

DIPTAPAPUA.com - Sejak 1 Desember 1961 atau 59 tahun yang lalu, di Hollandia atau kini Jayapura rakyat Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora dan mendeklarasikan...

Tanggapi 5 Warga Sipil Yang Ditembak di Kab. Puncak, IPMAP Kota Surabaya Minta Pelaku Diadili

DIPTAPAPUA.com – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak (IPMAP) Kota Studi Surabaya mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus penembakan terhadap lima warga sipil di Kabupaten Puncak,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Polisi Pamer Tulisan “Cinta Damai”, Massa Aksi: Stop Pencitraan

DIPTAPAPUA.com - Dalam aksi peringatan 59 tahun hari Papua Merdeka (1 Desember 1961), yang dilakukan oleh mahasiswa Papua serta solidaritas orang Indonesia untuk Papua...

Peringati Hari Kemerdekaan Papua, Mahasiswa Papua se-Jawa Timur Aksi di Surabaya

DIPTAPAPUA.com - Sejak 1 Desember 1961 atau 59 tahun yang lalu, di Hollandia atau kini Jayapura rakyat Papua mengibarkan bendera Bintang Kejora dan mendeklarasikan...

Tanggapi 5 Warga Sipil Yang Ditembak di Kab. Puncak, IPMAP Kota Surabaya Minta Pelaku Diadili

DIPTAPAPUA.com – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak (IPMAP) Kota Studi Surabaya mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus penembakan terhadap lima warga sipil di Kabupaten Puncak,...

Air Bersih dan Tempat Pembuangan Sampah Jadi Permasalahan Utama di RT 003/ RW 003 Kelurahan Kota Baru Abepura

DIPTAPAPUA.com - Masyarakat yang bermukim di RT 003/RW 003, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, mempunyai dua permasalahan pokok yang selama ini dihadapi,...

Batu Kapal, Panorama Indah di Sausapor

Penulis: Roberthus Yewen Sausapor merupakan salah satu Distrik di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat. Tak hanya itu, Sausapor juga adalah salah satu distrik yang kini...