22.4 C
Special Region of Papua
Tuesday, June 15, 2021

Sikapi Situasi di Kabupaten Puncak, IPMAP Korwil Malang Minta Pemerintah Pusat Hentikan Operasi Militer

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua –

Situasi kontak senjata antara pihak TNI/ Polri dan TPNPB di Kabupaten Puncak, pasca penembakan Kepala BIN daerah Papua, pada Minggu (25/4) lalu, menyebabkan beberapa Kampung dan Distrik di Kabupaten Puncak terpaksa mengungsi. Situasi Puncak Papua hingga kini, dilaporkan bahwa masih terjadi kontak senjata, sehingga traumatis dan ketidak nyamanan menyelimuti masyarakat sipil setempat.

Menyikapi kondisi tersebut, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak (IPMAP) Koordinator Wilayah Kota Malang, menegaskan dan meminta kepada Presiden Jokowi dan juga Menteri koordinator bidang politik, hukum dan keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD untuk segera menarik militer organik dan non organik dari Kabupaten Puncak dan seluruh Tanah papua.

“Kami mahasiswa asal Kabupaten Puncak menyatakan dan meminta dengan tegas kepada Presiden Jokowi dan Mahfud MD untuk segera berhentikan segala macam pengiriman pasukan militer, karena hal ini tidak akan dapat menyelesaikan masalah di Kabupaten Puncak,” tegas ketua IPMAP Korwil Malang, Emti Kulla kepada Dipta Papua saat dimintai keterangan dalam jumpa pers dan pembacaan pernyataan sikap di Kontrakan IPMAP Malang, Minggu (2/5).

Mahasiswa Puncak menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Pusat dengan pendekatan militer, justru akan memperparah keadaan. Karena kehadiran militer tersebut, mengakibatkan masyarakat sipil mengalami traumatis serta ketidak nyamanan psikologis.

Selain itu, Mahasiswa asal Kabupaten Puncak ini juga menegaskan kepada pemerintah pusat agar tidak menyebarkan informasi yang bersifat hoax dan juga propaganda untuk kepentingan tertentu. “Hal ini akan memperburuk keadaan dan justu memperpanjang masalah di Tanah Papua, terlebih khusus di Kabupaten Puncak Papua,” jelas Han Joe Ripka Tabuni saat membacakan pernyataan sikap.

“Mentri Kominfo, Bapak Rudiantara segera kontrol dan memberhentikan jejaring sosial yang sedang menyebarkan hoax dan memperbesar masalah Papua. Karena masalah Papua di beberapa kabupaten tidak kunjung selesai, disebabkan informasi komunikasi yang kurang tepat kepada publik,” paparnya .

Lebih lanjut, mahasiswa Puncak juga meminta kepada semua pihak agar tidak mendukung upaya pemerintah pusat yang menggiring organisasi pro kemerdekaan Papua sebagai organisasi teroris. Masalah pelabelan TPNPB-OPM sebagai kelompok teroris itu, dinilai sebagai upaya Jakarta untuk mencari perhatian dan dukungan dari dunia internasional.

Mahasiswa asal kabupaten Puncak ini juga menolak Otsus Jilid II, berikan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa Papua, stop kekerasan atau operasi militer di Nduga, Intan Jaya, Puncak dan seluruh Tanah Papua. Juga tutup PT. Freeport serta perusahaan asing lainnya, negara segera berikan hak sejarah politik, okonomi dan budaya. Ditegaskan pula bahwa “semua organisasi perjuangan bukan teroris atau KKB, tetapi kami menuntut hak kemerdekaan bangsa Papua Barat”.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Jurnalis Dipta Papua

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Jubir TPNPB-OPM Perintah Warga Sipil Imigran Agar Segera Meninggalkan Daerah Konflik Bersenjata

DIPTAPAPUA - Obor Untuk Papua - Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (Jubir TPNPB-OPM), Sebby Sambom mengeluarkan peringatan keras...

Bupati Tambrauw Menandatangani SK Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat Marga Tafi Suku Miyah

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Bertepatan dengan hari lingkungan hidup pada 5 Juni 2021, Bupati Tambrauw, Gabriel Asem menandatangani surat keputusan (SK) Penetapan...

Kontak Senjata di Ilaga, Tiga Warga Ditembak Mati dan Tiga Lainnya Terluka

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dan Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan kontak senjata...

AMP & Pembebasan Kupang: Bebaskan Victor Yeimo dan Tolak Otsus Jilid II Papua

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua -  Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Kupang dan Pembebasan Kolektif Kota Kupang mengeluarkan tujuh (7) tuntutan merespon situasi di Tanah...

Orang Papua Kota Malang Mengecam Keras Tindakan Kelompok yang Menyerang serta Merusak Sekretariat IPMAPA

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Orang Papua Kota Malang yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA), mengecam keras penyerangan dan pengrusakan...