Tubuhku Dipotong Pisau NKRI

DIPTAPAPUA.com – Obor Untuk Papua –

[Puisi ini ditulis oleh Maksimus Syufi]

Tubuhku tercabik-cabik pisau nkri.

Petinggi gereja angkat suara !

Petinggi negara angkat suara !

Petinggi LSM angkat suara !

Petinggi petinggi semua angkat suara !

Tapi, hanya suara yang diangkat,

Sa pu tubuh dibiarkan mati dan membusuk!

Sa hanya tinggal nama di media-media indonesia dan amerika.

Jutaan mata lihat sa pu badan dipotong-potong!

ribuan kali dorang bahas,

baku kas kabar sana sini tentang sa pu kematian,

sa pu mayat tahambur di media-media,

sa pu darah tahambur dalam drem!

tapi apakah ada yang datang untuk sa, lalu tanya “untuk apa sa kasih sa pu tubuh dipotong-potong oleh pisau nkri ?”.

Sa pu saudara kam semua di mana?

Kenapa kam buka mata, buka telinga, buka mulut saat dong su potong-potong sa tubuh dan mati ?

Padahal, sa stengah mati jaga bintang kejora untuk terus berkibar di bumi Papua !

sa dapat kejar, dapat cari, dituduh pembunuh,

tapi trada kam yang datang tolong sa.

Bahh weee, kenapa dong siksa sa ?

Kenapa dong potong-potong sa ?

Kenapa dong kejar sa ?

Kenapa dong tembak sa mati ?

Sa salah apakah?

Sa mo jaga honai ini !

Sa mo tetap bakar batu !

Sa mo tetap makan sagu dengan wam !

Sa mo tetap lihat mama makan pinang !

Sa mo tetap lihat bapa pukul tifa !

Sa mo dengar orang papua menyanyi lagu-lagu Mambesak !

Sa mo tetap kibarkan bintang kejora !

Sa mo tetap hidup di papua !

Sa tra mau papua ini habis !

sa tra mau tanah ini diperkosa !

sa tra mau tong musnah dari Papua !

sa rela kasih sa pu tubuh untuk dipotong-potong negara demi papua.

Kawan ehhh….,

ko ingat, sa belum mati!

Nkri hanya potong-potong sa pu tubuh,

tapi sa pu jiwa ini masih memberontak !

Sa masih hidup di tiap-tiap megafon yang kam batariak !

sa masih batariak papua merdeka di poster-poster yang kam angkat !

Jangan kam diam, tong akan berlipat ganda !

Sa belum mati,

Sa hanya pergi untuk kas tau ke leluhur, kas tau ke langit dan bumi, kalau orang papua dapat jajah dari indonesia.

Tanah Terjajah, kematian ke-2024

"Obor Untuk Papua"

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

PUISI: Papua yang Hilang

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Namaku Papua! Aku yang mungkin lupa diucapkan oleh aksara dan rasa! Aku yang mungkin lupa ditulis oleh kamus-kamus penderita! Aku yang mungkin...

Berusia 44 Tahun, IPMAPA Malang Diharapkan Jadi Rumah Bersama

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Dalam perayaan usianya yang ke-44 Tahun, Organisasi Persatuan Orang Papua, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) di Kota Malang...

Pentas Seni Dalam Rangka HUT IPMAPA Malang, Beberapa Tradisi Papua Ditampilkan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Kota Malang, dimeriahkan dengan pentas seni budaya yang menampilkan...

Perayaan HUT IPMAPA Malang, Diawali dengan Seminar

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Perayaan Hari Ulang Tahun Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) Malang yang ke-44 Tahun, dimulai dengan kegiatan Seminar yang...

Mahasiswa Mimika di Kota Malang Tuntut Pemda Mimika dan YPMAK Tanggung Jawab Masalah Pendidikan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Mahasiswa Mimika yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika (IPMAMI) Kordinator Wilayah Kota Malang, menyikapi persoalan pendidikan...