25.6 C
Special Region of Papua
Thursday, January 21, 2021

ULMWP Tunjuk Benny Wenda Jadi Presiden Papua Barat, TPNPB-OPM: Kami Tidak Akui

DIPTAPAPUA.com – Pada moment peringatan hari kemerdekaan Papua (1 Desember 1961-1 Desember 2020), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menunjuk Benny Wenda sebagai Presiden sementara republik Papua Barat.

Menanggapi itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menganggap langkah tersebut adalah kegagalan ULMWP dan Benny Wenda. Ditegaskan TPNPB-OPM melalui siaran pers yang diterima diptapapua.com, bahwa Klaim Benny Wenda sebagai Presiden Papua Barat tersebut tidak diakui pihak TPNPB-OPM.

“Kami tidak akui klaim Benny Wenda sebagai Presiden Papua Barat, karena Benny Wenda lakukan deklarasi dan umumkan Pemerintahannya di negara asing yang tidak mempunyai legitimacy mayoritas Rakyat Bangsa Papua, dan juga di luar dari wilayah hukum Revolusi,” kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan. Hal tersebut dikatakan TPNPB-OPM karena mengingat Benny Wenda masuk menjadi warga negara Inggris yang secara hukum Internasional “Warga negara asing tidak bisa menjadi Presiden Papua Barat”.

“TPNPB-OPM sangat tidak akui dan tidak akan kompromi dengan Benny Wenda, karena Benny Wenda deklarasi Negara Papua Barat dan berkantor di Inggris yang bukan merupakan daerah Revolusi,” kata Sambom dalam pernyataan yang dipertegas juga oleh kepala staff umum, Mayjen Terryanus Satto.

Hal lainnya yang juga dipertimbangkan pihak TPNPB-OPM adalah Benny Wenda telah deklarasikan dan mengumumkan negara dan klaimnya di negara asing yaitu di Negara Kerajaan Inggris. “Itu sangat tidak benar dan tidak bisa diterima oleh akal sehat manusia,” tegasnya.

Menurut TPNPB-OPM, Klaim Benny Wenda sebagai Presiden itu tak akan menguntungkan rakyat Papua Barat dan tidak merdeka sepenuhnya dari kolonial Indonesia. Pernyataan resmi dari manajemen markas pusat Komnas TPNPB-OPM tegas mengatakan mosi tidak percaya kepada Benny Wenda.

“Mulai hari ini (Rabu 2 December 2020), kami dari Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan mosi tidak percaya kepada Benny Wenda, karena jelas-jelas Benny Wenda merusak persatuan dalam perjuangan bangsa Papua dan juga diketahui bahwa Benny Wenda kerja kepentingan kapitalis asing Uni Eropa, Amerika serta Australia, dan ini bertentangan dengan prinsip-prinsip revolusi untuk kemerdekaan bagi bangsa Papua,” tutup Sambom.

"Obor Untuk Papua"

Maksimus Syufi
Maksimus Syufi
Jurnalis diptapapua.com

Related Articles

Ternyata! DPRD Tambrauw Buang Aspirasi Mahasiswa ke Tempat Sampah

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Tambrauw Kota belajar Jayapura berlangsung selama dua hari (6-7 Januari) di Distrik Feef tersebut, dilaporkan...

Persipura Jayapura Bubar Karena Politik

Oleh: Martinus Daniel Ajokwapi Persipura  bubar karena politik dari Jakarta, mengapa ? kembali melihat pada tim yang diutus untuk mewakili Indonesia bertanding di liga AFC....

Panas! Bakar Ban Hingga Pecahkan Kaca Gedung DPRD, Mahasiswa Tuntut Janji DPRD Tambrauw

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sudah 7 tahun aspirasi mahasiswa Tambrauw di Jayapura terkait pembangunan asrama definitif belum mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles

Ternyata! DPRD Tambrauw Buang Aspirasi Mahasiswa ke Tempat Sampah

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Tambrauw Kota belajar Jayapura berlangsung selama dua hari (6-7 Januari) di Distrik Feef tersebut, dilaporkan...

Persipura Jayapura Bubar Karena Politik

Oleh: Martinus Daniel Ajokwapi Persipura  bubar karena politik dari Jakarta, mengapa ? kembali melihat pada tim yang diutus untuk mewakili Indonesia bertanding di liga AFC....

Panas! Bakar Ban Hingga Pecahkan Kaca Gedung DPRD, Mahasiswa Tuntut Janji DPRD Tambrauw

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Sudah 7 tahun aspirasi mahasiswa Tambrauw di Jayapura terkait pembangunan asrama definitif belum mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah...

Massa: Gedung DPRD Tambrauw Akan Dibakar Jika Aspirasi Mahasiswa Diabaikan

DIPTAPAPUA.com - Obor Untuk Papua - Terhitung semenjak 2013 lalu, Ikatan Mahasiswa Tambrauw Kota Studi Jayapura berkali-kali melayangkan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

32 Tahun Menjadi Guru, Awalnya Hanya Memiliki Gaji Honorer Sebesar 25 Ribu Rupiah

Menjadi guru adalah tugas yang luhur dan mulai. Oleh karena itu, tak heran jika guru selalu dijuluki sebagai pahlawan tanpa jasa. Hal inilah yang...